deneme bonusu bahis siteleri bonus veren siteler Prodi PAI IAIN Salatiga Mengajak Guru PAI menangkal Radikalisme – FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
Sun. Jul 5th, 2020

Prodi PAI IAIN Salatiga Mengajak Guru PAI menangkal Radikalisme

2 min read

Prodi Pendidikan Agam Islam FTIK IAIN Salatiga menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk “Peran Stategis Guru PAI dalam Menangkal Penyebaran Radikalisme dan Terorisme di Era Digital” pada Rabu (9/10). Acara diikuti sebanyak 150 peserta dari mahasiswa, dosen para guru pendidikan agama Islam. Acara dibuka langsung oleh Dekan FTIK IAIN Salatiga Prof. Dr. Mansur, M.Ag, dimana dalam sambutannya menyampaikan tentang bahaya radikalisme dan terorisme. Apalagi dijaman modern seperti sekarang banyak informasi yang tersebar melalui media sosial tanpa bisa dibendung. “Arus deras informasi di era digital menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para guru agama Islam untuk menguatkan sendi-sendi aqidah peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan” terangnya.
Seminar Nasional diselenggarakan di Aula FTIK dengan menghadirkan dua pembicara yakni Dra. Siti Asdiqoh, M.Si (Kaprodi PAI) dan Prof. Dr. Syamsul Ma’arif, M.Ag (Guru Besar Ilmu Pedidikan Islam UIN Walisongo Semarang). Dalam pemaparan singkatnya Ibu Siti Asdiqoh menyebutkan bahwa penyelenggaraan pendidikan agama Islam disekolah harus menguatkan sendi-sendi aqidah Islamiyah berkenaan dengan maraknya gerakan radikalisme dan terorisme dilingkungan masyarakat. Bukan tidak mungkin sekolah menjadi sasaran bagi para pelaku radikalisme dan terorisme untuk melancarkan aksinya.
Sementara itu Prof. Dr. Syamsul Ma’arif sebagai pembicara kedua mengungkapkan dengan fakta sejarah Islam berlanjut pada kuatnya pengaruh media sosial di era modern dalam menyebarkan radikalisme. Banyak contoh riil yang diungkapkan bahwa pelaku radikalisme dan terorisme memang benar-benar hidup dan berkembang dimasyarakat. Sebagai masyarakat plural bangsa ini harus memiliki sikap toleransi terlebih sebagai umat Islam sikap ini telah banyak dicontohkan oleh Rasulullah. Pada akhir sesi, ia memberikan tawaran tentang moderasi agama sebagai strategi melawan radikalisme dan terorisme. Seminar berlangsung hangat dengan banyaknya umpan balik dari peserta yang membagikan pengalaman mereka terkait berkembangnya radikalisme dan terorisme di sekolah maupun dimasyarakat.

Copyright © All rights reserved. | Theme By Said by AF themes.
beylikdüzü escort mersin escort Ankara escort Ankara escort istanbul escort izmir escort buca escort