Monthly Archives: September 2018

IAIN Salatiga Berhasil Menjadi Runner Up Kategori Best Essai dalam Lomba Debat Nasional 2018 di Universitas Negeri Semarang

foto zulfah unes

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (7/9) – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Lomba Debat Nasional (PEDAL) 2018 yang di laksanakan pada 5-7 September 2018 dengan tema Kontribusi Pendidikan Non-Formal dalam Menghadapi Bonus Demografi Indonesia.

Lomba ini diikuti oleh 16 tim finalis yang telah lolos essai dari berbagai universitas di Indonesia. Beberapa dari mereka berasal dari Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Negeri Semarang sebagai tuan rumah itu sendiri.  Setiap tim terdiri atas 3 mahasiswa yang berasal dari universitas yang sama. Pada tanggal 5 September di adakan babak penyisihan dan hari selanjutnya diadakan final. Untuk memenangkan perlombaan ini, bukanlah perkara yang mudah, karena persaingan yang ketat dan sengit tanpa meninggalkan asas sportivitas. Setiap tim bekerja keras untuk membangun case building dengan waktu yang terbatas dan mosi yang diberikan 30 menit sebelum perdebatan serta dilarang membuka sumber baik itu berasal dari internet maupun buku atau jurnal.

Mosi yang di angkat dalam perdebatan adalah masalah actual yang menimpa Indonesia dan dunia. Setiap mahasiswa di tuntut untuk berpikir kritis dan kemampuan menganalisis yang tinggi serta apa yang disampaikan harus berdasarkan data, fakta, dan logika yang masuk akal supaya bisa memenangkan perlombaan ini. Dalam kemengan perlombaan ini, di bagi menjadi 3 kategori yaitu kategori lomba debat nasional yang di menangkan oleh Universitas Gajah Mada sebagai the winner, Universitas Negeri Semarang sebagai runner up, dan dari kategori Best Debater di raih oleh Universitas Negeri Gajah Mada, Sementara dari Kategori Best Essai the winner di raih oleh Universitas Negeri Semarang dan Institut Agama Islam Negeri Salatiga sebagai Runner up-nya.

Dari IAIN Salatiga mengirimkan mahasiswa dari Jurusan Tadris Matematika angkatan 2016, mereka adalah Andi Moh Abrianto, Abdullah Hamid Irsad, dan Zulfah Khanafiah. Menurut penuturan dari ketua tim, Andi Moh Abrianto mengatakan bahwa, “Kami tidak menyangka dapat menjadi runner up kategori best essai mengingat lawan kami adalah mahasiswa dari universitas yang terkenal di Indonesia, awalnya kami hanya senang dapat memperoleh berbagai pengetahuan dan ilmu dari teman-teman universitas lain, tapi Alhamdulillah ketika berhasil di nobatkan menjadi runner up best essai setidaknya dapat membuktikan bahwa mahasiswa IAIN Salatiga juga mampu untuk berkompetisi dengan mereka yang berasal dari universitas ternama”. Mereka berharap, dengan kemengan ini dapat meningkatkan memotivasi minat menulis di kalangan mahasiswa terutama dari mahasiswa Jurusan Tadris Matematika dan mampu menumbuhkan semangat berkompetisi dengan berbagai universitas lain.