September 21, 2021

FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN

Better Choice For Better Teacher

IMPLEMENTASI KARAKTER KEPEMIMPINAN MELALUI GERAKAN PRAMUKA

3 min read

Hari ini Rabu, 21 Juli 2021 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Salatiga menyelenggarakan pelatihan kepramukaan secara daring melalui zoom meeting. Pelatihan kepramukaan yang seyogianya menjadi kegiatan rutin di Kampus, harus dilaksanakan melalui daring mengingat situasai kondisi pandemi. Pelatihan kepramukaan tahun 2021 mengusung tema “Implementasi Karakter Kepemimpinan Pramuka”. Peserta yang mengikuti kegiatan pelatihan ini sebanyak 691 orang yang terdiri dari masahasiswa berbagai program studi di FTIK. Kegiatan pagi ini dihadiri oleh Dekan FTIK, Wakil Dekan 3, Narasumber dari Kwarda Jawa Tengah 2008, dan Kepala Pusdiklat Cabang Kota Salatiga.

Acara hari ini dipandu oleh Ibdaul latifah, M.Pd., beliau menyampaikan susuan acara dalam acara pelatihan kepramukaan. Acara dibuka dengan bacaan basmallah dan disambung dengan melantunkan Ayat Suci Al-Quran. Lantunan ayat Suci Al-Quran dibawakan oleh Ananda Umi Khofifah Khoirina. Selanjutnya, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Pramuka. Kedua lagu tersebut dinyanyikan dengan penuh khidmat dan semangat patriotisme.

Pada awal kegiatan ini, Wakil Dekan 3 Bapak Hammam menyampaikan laporan kegiatan. Dalam laporannya beliau menyampaikan rasa kebanggaan pada seluruh peserta karena ditengah pandemi acara kepramukaan dilakukan dengan penuh khidmat tanpa mengurangi semangat sedikitpun. Pada kegiatan pelatihan kepramukaan tahun 2021 diikuti oleh 691 peserta dari berbagai prodi di FTIK. Adapun rinciannya: PAI 260 peserta, PBA 51 peserta, TBI 134 peserta, TIPA 94 peserta, TMAT 91 Peserta, dan BKPI 61 peserta.

Selanjutnya, Prof Mansur selaku Dekan FTIK memberikan sambutan sekaligus membuka pelatihan kepramukaan secara resmi. Pada sambutannya beliau mengingatkan untuk selalu menjaga kondisi kesehatan ditengah pandemi. Beliau juga menegaskan bahwa dengan pelatihan pramuka ini menjadi ladang untuk mendapatkan pengalaman berharga dan menginternalisasi pendidikan karakter. Pelatihan pramuka ini dikonsep agar para mahasiswa memiliki jiwa kepemimpinan, karakter yang luhur, dan jiwa sosial yang tinggi. Tidak lupa Bapak Dekan menutup dengan pantun, “makan roti dengan mentega, beli telur sama ikan, aku bangga ikut pramuka banyak pengalaman yang didapatkan”.

Setelah resmi dibuka oleh Dekan FTIK, masuk pada inti acara yaitu penyampaian materi oleh Narasumber. Narasumber yang pertama adalah Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, M.Sc. dari Kwarda Jawa Tengah 2008-2018. Dalam acara ini beliau menyampaikan materi tentang Kepemimpinan Berkarakter dalam Gerakan Pramuka. Beliau mengatakan bahwa seorang pemimpin harus dapat mengarahkan, mendengarkan, memotivasi, dan mendampingi orang-orang yang dipimpin. Beliau juga menegaskan bahwa kepemimpinan bukanlah bakat, kepribadian, ataupun karakter. Kepemimpinan adalah perilaku, serangkaian keterampilan yang bisa dikembangkan dilatih dan diasah. Sehingga siapapun jika mau berlatih dan membiasakan maka bisa jadi seorang pemimpin.

Selanjutnya adalah penyampaian materi kedua, oleh Drs. Untoro, M.Pd. (Kepala Pusdiklat Cab. Kota Salatiga). Beliau mengawali materi dengan menyapa adik-adik pramuka dan memberikan motivasi untuk selalu semangat mengikuti pramuka. Setelah memberikan sapaan kepada adik-adik, beliau menyampaikan materi tentang “Problematika Pengelolaan Gudep dan Pembinaan Pramuka S/G/T/D”. Beberapa problem yang ditemukan di lapangan diuraikan oleh beliau. Harapannya adik-adik pramuka yang akan PPL di sekolah dapat mengelola Gudep dengan baik. Adik-adik yang sedang PPL diharapkan dapat melakukan sinkronisasi antara kinerja dalam PPL dengan kepramukaan. Maka untuk itu beliau menjelaskan alur pengelolaan gudep mulai dari analisis masalah sampai menemukan topik atau kekurangan yang dapat dipenuhi/dikelola. Selain itu, beliau juga menegaskan eksistensi kegiatan pramuka di masa pandemi. Sekalipun pada masa pandemi, kegiatan pramuka dapat dilaksanakan dengan mematuhi prokes dan memanfaatkan teknologi. Kegiatan dapat dilakukan secara daring melalui videoconferences, membuat rumah berlatih di gclass, ataupun membuat sarana koordinasi melalui grup wa. Pada intinya pada masa padanemi tidak menjadi alasan organisasi pramuka untuk vakum tidak ada kegiatan. Melalui publikasi kegiatan maka dapat beberapa keuntungan: 1) untuk laporan pertanggungjawaban, 2) menunjukkan kehidupan gudep, 3) memudahkan penyusunan laporan, 4) menularkan pada gudep lain, dan 5) motivasi para siswa untuk mengikuti pramuka. Diakhir materinya beliau menyampaikan bahwa manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi oranglain. Maka, ikutlah pramuka agar mendapat ilmu yang bermanfaat kepada oranglain.

AFP-Humas FTIK

Fakultas Tarbiyah | Newsphere by AF themes.