Peresmian Kantin Kampus 3 IAIN Salatiga

More »

Workhsop PGRA IAIN Salatiga Tentang Penelitian Tindakan Kelas

More »

Pelepasan Mahasiswa KKI ke Deakin University Australia

More »

Prodi PGMI Terakreditasi A

More »

Seminar Pendidikan di FTIK

More »

 

Pengumuman Pelatihan Kepramukaan

Disampaikan kepada mahasiswa FTIK prodi PAI, PBA, TBI, PGMI (yang belum mengambil mata kuliah kepramukaan), Tadris IPA, dan Tadris Matematika calon peserta PPL diwajibkan mengikuti pelatihan kepramukaan.

 

Seminar dan Pembagian Takjil oleh Jurusan PAI FTIK IAIN Salatiga

WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.23Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018 telah usai. Ada yang menarik dengan kegiatan akhir perkuliahan Masail Fiqhiyah. Perkuliahan Masail Fiqhiyah pada Jurusan PAI FTIK IAIN Salatiga mengakhiri perkuliah dengan cara yang unik, yaitu melakukan kegiatan seminar dan pembagian takjil. Mata kuliah Masail Fiqhiyah yang diampu Amin Nur Baidi, S.Ag., M.Pd. mengadakan seminar dengan tema “Mweujudkan Islam Rahmatan lil Alamin, Mengokohkan Keragamaan Merawat Keragaman. Seminar dihadiri oleh seluruh mahasiswa yg mengikuti makul Masail Fiqhiyah yg d ampu oleh Bpk. Amin Nur Baidi, S.Ag.,M.Pd. berjumlah sekitar 100 orang lebih. Kegiatan dilanjutkan bakti sosial berupa pembagian takjil gratis kepada penarik becak, sasis dokar dan juga masyarakat sekitar. Pembagian takjil gratis ini difokuskan disekitaran bundaran Taman Sari Salatiga. Dengan kegiatan semacam ini mahasiswa dapat memahami teori dan praktik tentang Masai Fiqhiyah yang telah dipelajari selama satu semester.

Berikut dokumentasi kegiatan:

WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.22 WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.21 WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.22(1)

Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Pengelola Kantin

Pengumuman Seleksi Proposal Penelitian Mahasiswa

Pengumuman Seleksi Pengelola Kantin Kontainer IAIN Salatiga

Seminar Nasional Program Studi Tadris Matematika: “Matematika Enterprenur dan Aplikasi Pembelajaran Matematika Mutakhir”

semnasedit

Selasa (8/5/2018), Program Studi Tadris Matematika IAIN Salatiga menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Matematika Enterprenur dan Aplikasi Pembelajaran Matematika Mutakhir”. Seminar tersebut bertempat di Auditorium Gedung KH Hasyim Asyari dengan seorang Moderator yakni Normayati Sumanto, M.Sc serta menghadirkan 2 (dua) orang pembicara hebat yaitu Dr. Sutanto, S.Si, DEA selaku Dosen dan Staf Ahli Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) serta Dr. Winarno, S.Si, M.Pd selaku Dosen dan Ketua Jurusan Program Studi Tadris Matematika IAIN Salatiga.

Seminar tersebut dihadiri oleh Dosen, Guru dan Mahasiswa dengan jumlah sekitar 120 orang. Seminar Nasional tersebut dibuka oleh Suwardi, M.Pd selaku Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa Seminar Nasional ini adalah serangkaian dari acara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 yang diselenggarakan oleh Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  dan sebagai pelaksana adalah Program Studi Tadris Matematika.

“Program Studi Matematika di IAIN Salatiga adalah program baru yang saat ini mahasiswa dengan semester tertinggi adalah semester 6 (enam). Walaupun program Studi yang masih baru, namun Tadris Matematika telah menunjukkan kualitasnya sebagai program studi yang mampu bersaing  dengan universitas lain di Indonesia,” Ujar Suwardi, M.Pd dalam sambutannya.

Tantangan Globalisasi kedepan sangatlah rumit, dibutuhkan berbagai kreatifitas dan inovasi didalamnya untuk melawannya. Matematika hadir sebagai wujud dari kreatifitas dan inovasi tersebut sebagai relevansi kemajuan ilmu dan teknologi. Berkaca pada tantangan global, diperlukan bibit-bibit unggul dari kalangan guru, dosen maupun mahasiswa agar mampu menunjukkan kreatifitas dan inovasinya di dunia luar.

Dr. Sutanto, S.Si, DEA menggambarkan pola kretifitas dan inovasi dalam dunia bisnis matematika adalah dengan dua sistem, yakni freemium dan wikinomics. Freemium adalah ide dengan konsep beli satu bayar 2 yang diaplikasikan melalui gerakan “Bubur Sedekah”. Konsep seperti ini memberikan pemahaman bahwa hal semacam ini bermanfaat bukan hanya kepada pembeli tapi juga kepada orang lain karena akan disalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Harapannya dengan Freemium dapat mencapai impian bisnis anak matematika dalam menyongsong kehidupan masa depan. Wikinomics, adalah model bisnis dengan media internet yang lebih mudah dan hemat karena system dari Wikinomic adalah menjangkau seluruh dunia dan siapapun berhak menawarakan bisnisnya dalam Wikinomic tersebut. fasilitas yang diberikan oleh Wikinomic adalah gratis terhadap penggunanya.

Matematika adalah pelajaran yang menjadi momok bagi setiap orang untuk mempelajarinya sehingga membuat orang-orang enggan belajar lebih mendalam terkait matematika. setiap mendapat tugas dari Guru atau Dosen, hampir sebagian besar orang matematika kesulitan dalam mengerjakan. Dr. Sutanto, S.Si, DEA menawarkan sistem belajar online dengan nama ”Wikimatika” grup Facebook untuk belajar matematika.

“….hampir setiap kali anakku mendapat soal matematika selalu bertanya kepadaku untuk mengerjakannya, lagi lagi dan lagi. Dengan keadaan yang demikian memunculkan ide untuk membuat Grub Facebook dengan nama “Wikimatika” tutur Dr. Sutanto, S.Si, DEA dalam pemaparannya.

“Migrasi dari resensi menjadi esensi, sebuah motivasi untuk mengubah pola pemahaman matematika tradisional menjadi pemahaman yang lebih modern sesuia tuntutan zaman,” lanjutnya.

Matematika diajari tentang bagaimana berfikir kritis, kreatif dan produktif dalam rangka mengembangkan kualitas pribadi seseorang dan memajukan matematika. Dalam dunia pendidikan kita sudah mengenal yang namanya Mahasiswa, Guru dan Dosen yang semuanya harus bersatu padu mewujudkan pendidikan Indonesia yang berkualitas unggul.

“….ada banyak kegiatan-kegiatan untuk Guru, Dosen maupun Mahasiswa diluar sana yang dapat membangkitkan motivasi untuk dapat maju. Ikutilah karena itu menjanjikan untuk masa depan,” ujar Winarno, S.Si, M.Pd dalam pemaparannya.

Dalam sesi Tanya jawab, Ayus Riana (Dosen IAIN Salatiga) bertanya kepada pemateri tentang bagaimana trik dan tips dalam mewujudkan inovasi kita? Dr. Sutanto, S.Si, DEA menjawab bahwa langkah yang paling tepat dalam mewujudkan kretifitas dan inovasi adalah melalui pendidik. Pendidik dituntut untuk bekerja maksimal memberikan pemahaman-pemahaman kreatifitas dan inovasi kepada para peserta didiknya. Dengan tips demikan, diharapkan tercipta kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing dalam dunia luar. Beliau menambahkan bahwa kreatifitas dan inovasi itu sangat banyak, hanya saja kita tidak mau memulainya.

Acara Seminar Nasional tersebut berlangsung dengan tertib dan para peserta sangat antusias mengikutinya. Acara tersebut diakhiri dengan foto bersama antara Pemateri, dosen dan para peserta yang hadir.

 

Tadris IPA FTIK IAIN Salatiga Terima Dua Special Award dalam Nacoss III Malaysia

pakdekan pakbudi (2)

Dekan FTIK IAIN Salatiga, Suwardi, M.Pd.,  melepas keberangkatan dosen dan mahasiswa Prodi Tadris IPA FTIK IAIN Salatiga ke Universiti Sains Islam Malaysia untuk mengikuti National conference on the sciences and social sciences (Nacoss) yang ke III pada tanggal 1 Mei 2018 . Mereka adalah Dr. Budiyono Saputro, M.Pd sebagai International Committee dan Wawan Kurniawan, Ikfi Rizqia serta Muhammad Abdau Yazid sebagai presenter dalam acara tersebut.

Tahun 2018 merupakan tahun ketiga bagi Dr. Budiyono Saputro, M.Pd bergabung menjadi International Committee pada Academic International Dialogue (AID) Conference di Malaysia. Menurut Budiyono keikutsertaan dalam international committee atas recruitment dari international liaison for the AID conference yaitu Dr. Siti Suriani Othman, beliau adalah senior lecturer in the communication program faculty of leadership and management of Universiti Sains Islam Malaysia. Keikutsertaan Dr. Budiyono Saputro, M.Pd dalam international committee AID Conference memberikan kontribusi nyata dalam membangun iklim akademik dilingkungan FTIK IAIN Salatiga. Hal tersebut terbukti pada pelakasanaan National conference on the sciences and social sciences (Nacoss) yang ke III pada tanggal 2 Mei 2018, mahasiswa Tadris IPA FTIK IAIN Salatiga berkontribusi menjadi presenter dalam acara tersebut.

Conference yang diikuti mahasiswa Tadris IPA FTIK IAIN Salatiga di Universiti Sains Islam Malaysia, Nilai, Negeri Sembilan Malaysia terselenggara atas Academic International Dialogue (AID) Conference. AID conference penyelenggara conference dua kali dalam setahun yaitu bulan Mei dan Oktober.  Pada tanggal 2 Mei 2018 adalah National conference on the sciences and social sciences (Nacoss) yang ke III dan 31 Oktober 2018 adalah International conference on social sciences and humanities (ICOSAH) ke II. Nacoss III ini diikuti 111 participant dari berbagai Negara. Adapun bidang ilmu dalam Nacoss III ini adalah teaching methods, culture & religion, wisdom of change, banking & finance, earning & expenses, trust building, satisfaction & performance , education as industry, arabic, society & neighbourhood, science & digital, undergraduate, leadership & management, industry variaties, teaching & learning. Dalam Acara conference terdapat sesi sebagai berikut: keynote sessions, video presentations, paralel session Dan  poster presentation.

Special Award

Nacoss III memberikan special award bagi mereka yang memiliki prestasi dalam kegiatan tersebut. Tadris IPA FTIK IAIN Salatiga mendapatkan 2 special Award. Pertama, Dr. Budiyono Saputro, M.Pd mendapatkan special award Most Proactive International Committee dan Kedua, Muhammad Abdau Yazid sebagai the best presenter.

Berikut dokumentasi kegiatan yang berhasil dihimpun:

ipa nacos pakbudi nacos Yazid ipa

Donor Darah PGMI Menginspirasi

donordarah
Salatiga (28/3) Bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga, Himpunan Mahasiswa Jurusan PGMI mengadakan kegiatan donor darah yang mengambil tema “Donor Darah PGMI Menginspirasi”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu 28 Maret 2018 bertempat di depan UPTPB Lantai 1 Gedung A Kampus 3 IAIN Salatiga berjalan dengan lancar. Stand donor darah yang dibuka pukul 08.00 – 11.30 WIB dimulai dengan pendaftaran calon pendonor, pengisisan formulir, cek kesehatan dan golongan darah baru kemudian pengambilan darah. Pihak PMI sendiri menyediakan lima tempat untuk proses pengambilan darah.
Antusiasme para pendonor kali ini sangat tinggi. Pasalnya donor darah kali ini adalah yang pertama kali diadakan di kampus IAIN Salatiga pada tahun 2018 semenjak terakhir kali pada bulan September 2017. Meski tempat duduk yang disediakan panitia penuh, para pendonor rela antri berdiri hingga mengular panjang. Bahkan meski kuota sudah penuh masih ada calon pendonor yang ingin mendaftarkan diri, terpaksa pihak panitiapun secara terpaksa harus menolak.
Kegiatan donor darah ini dilaksanakan sebagai wujud bhakti mahasiswa PGMI terhadap negeri. “Kami mahasiswa PGMI sebagai generasi muda mencoba untuk berkontribusi pada negeri dengan cara sebagai wadah bagi teman-teman yang ada di lingkup IAIN Salatiga untuk mendonorkan darah mereka untuk menolong sesama yang membutuhkan”, ujar Fidda sebagai ketua panitia pelaksana donor darah. (red/khs)

Jurusan PBA Mengadakan Workshop Pembelajaran Bahasa Arab

pba2

Selasa (13/03), Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Salatiga mengadakan Workshop Pembelajaran Bahasa Arab. Acara ini bertempat di Aula lantai 3 Gedung KH. Ahmad Dahlan Kampus 3 IAIN Salatiga dengan Tema “Strategi Pembelajaran Kosakata Bahasa Arab bagi Non-Arab”.

Workshop ini menghadirkan pembicara dari Libya yaitu Dr. Abdul Wahab Al-Hamiy, dosen di Universitas Zawiya, Libya. Sebelum menyampaikan materi, acara terlebih dahulu diawali dengan penampilan-penampilan mahasiswa PBA dan kata sambutan dari Ketua Jurusan PBA, Dra. Ulfah Susilowati, M.SI dan dari Wakil Dekan 3 FTIK bagian kemahasiswaan dan kerjasama, Achmad Maimun, M.Ag.

pba3

Dalam sambutannya, Wakil Dekan 3 menyampaikan ucapan selamat datang di kampus IAIN Salatiga dan ucapan terimakasih atas kehadiran narasumber pada workshop ini, serta harapannya kepada para mahasiswa untuk bisa memanfaatkan acara ini dengan sebaik mungkin karena moment bertemu dengan dengan penutur bahasa aslinya seperti ini sangat jarang. Sementara itu, Ketua jurusan PBA juga menyampaikan kepada peserta akan pentingnya penguasaan strategi belajar maupun mengajar kosakata atau mufradât yang merupaka pokok dalam menguasai skill berbahasa.

pba

Menurut narasumber, strategi pembelajaran kosakata bahasa Arab bisa dilakukan dengan pendekatan linguistik maupun non linguistik. Pendekatan linguistik misalnya dengan mendeskripsikan pengertian kosakata itu (at-ta’rîf) dan menyebutkan sinonim (at-taráduf) serta antonim (at-tadhâd) dari kata itu. Sementara pendekatan non linguistik misalnya yaitu dengan gambar (al-shûrah), isyarat (al-isyârah) dan peragaan (at-tamtsîl). Hadir dalam acara ini kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari mahasiswa PBA, dosen dan tamu undangan.

FTIK Menyelenggarakan Focus Group Discussion di MTs Nurul Huda Ampel

Selasa (28/11), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) di MTs Nurul Huda Ampel Kabupaten Boyolali. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab FTIK IAIN Salatiga dalam menjalankan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu Pengabdian Masyarakat. Pemilihan MTs Nurul Huda Ampel bukan tanpa alas an, pemilihan ini didasarkan pada permintaan pengelola MTs Nurul Huda untuk didampingi dalam mengembangkan dan meningkatkan pelayanan pendidikan di MTs Nurul Huda.

Narasumber pada kegiatan FGD ini yaitu Dekan dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FTIK IAIN Salatiga. Kegiatan diikuti 49 peserta yang terdiri dari seluruh guru MTs dan stakeholder dari MTs Nurul Huda. Antusiasme peserta sangat terlihat saat berlangsungnya kegiatan. Hal ini dampak dari banyaknya pertanyaan yang muncul dari peserta FGD sehingga waktu yang disediakan tidak cukup untuk menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan. Untuk selanjutnya FTIK dan MTs Nurul Huda sepakat untuk melanjutkan kegiatan pendampingan ini.