Peresmian Kantin Kampus 3 IAIN Salatiga

More »

Workhsop PGRA IAIN Salatiga Tentang Penelitian Tindakan Kelas

More »

Pelepasan Mahasiswa KKI ke Deakin University Australia

More »

Prodi PGMI Terakreditasi A

More »

Seminar Pendidikan di FTIK

More »

 

Gelar Doa Bersama Pembangunan Student Centre IAIN Salatiga

doa-bersama-pembangunan-student-center

Fakultas Tarbiyah IAIN Salatiga-Sivitas Akademika Institut Agama Islam Negeri Salatiga menggelar doa bersama untuk kelancaran pembangunan gedung Auditorium dan Student Centre Kampus 3, Jum’at (12/07/2019) pagi.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaa, dan Keuangan, Dr. Agus Waluyo M.Ag. menyampaikan bahwa doa bersama di Jumat berkah ini untuk kelancaran pembangunan gedung dan mendoakan keseimbangan alam agar tetap terjaga sehingga nantinya prosesnya berjalan dengan lancar.
Beliau juga menambahkan, rencana pembangunan gedung akan dimulai Jumat depan dengan ditandai peletakan batu pertama yang akan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agama.
“Untuk itu, kami menggarapkan kepada seluruh sivitas akademika IAIN Salatiga agar bisa bersama-sama mendoakan dalam proses pembangunan gedung Auditorium dan Student Centre,” imbuh beliau.
Senada dengan Wakil Rektor II, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dan Kerjasama, Dr. Sidqon Maesur, Lc. M.A., usai memimpin doa menyampaikan dukungannya dalam proses pembangunan gedung Auditorium dan Student Centre tersebut.
“Tentunya dengan bersama-sama ikut serta mendoakan proses pembangunan, maka apa yang diharapkan sivitas akademika dapat terwujd dan berjalan dengan lancar,” terang Dr. Sidqon.
Kegiatan tersebut diawali dengan doa dan dilanjutkan olahraga bersama yang diikuti dosen, karyawan, dan perwakilan mahasiswa. Luas gedung yang akan dibangun yakni 5.083 meter persegi dengan daya tampung mencapai 3.000 orang dan fasilitas penunjang lainnya.

IAIN Salatiga Berhasil Menjadi Runner Up Kategori Best Essai dalam Lomba Debat Nasional 2018 di Universitas Negeri Semarang

foto zulfah unes

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG (7/9) – Himpunan Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Semarang menyelenggarakan Lomba Debat Nasional (PEDAL) 2018 yang di laksanakan pada 5-7 September 2018 dengan tema Kontribusi Pendidikan Non-Formal dalam Menghadapi Bonus Demografi Indonesia.

Lomba ini diikuti oleh 16 tim finalis yang telah lolos essai dari berbagai universitas di Indonesia. Beberapa dari mereka berasal dari Universitas Gajah Mada, Institut Pertanian Bogor, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Negeri Semarang sebagai tuan rumah itu sendiri.  Setiap tim terdiri atas 3 mahasiswa yang berasal dari universitas yang sama. Pada tanggal 5 September di adakan babak penyisihan dan hari selanjutnya diadakan final. Untuk memenangkan perlombaan ini, bukanlah perkara yang mudah, karena persaingan yang ketat dan sengit tanpa meninggalkan asas sportivitas. Setiap tim bekerja keras untuk membangun case building dengan waktu yang terbatas dan mosi yang diberikan 30 menit sebelum perdebatan serta dilarang membuka sumber baik itu berasal dari internet maupun buku atau jurnal.

Mosi yang di angkat dalam perdebatan adalah masalah actual yang menimpa Indonesia dan dunia. Setiap mahasiswa di tuntut untuk berpikir kritis dan kemampuan menganalisis yang tinggi serta apa yang disampaikan harus berdasarkan data, fakta, dan logika yang masuk akal supaya bisa memenangkan perlombaan ini. Dalam kemengan perlombaan ini, di bagi menjadi 3 kategori yaitu kategori lomba debat nasional yang di menangkan oleh Universitas Gajah Mada sebagai the winner, Universitas Negeri Semarang sebagai runner up, dan dari kategori Best Debater di raih oleh Universitas Negeri Gajah Mada, Sementara dari Kategori Best Essai the winner di raih oleh Universitas Negeri Semarang dan Institut Agama Islam Negeri Salatiga sebagai Runner up-nya.

Dari IAIN Salatiga mengirimkan mahasiswa dari Jurusan Tadris Matematika angkatan 2016, mereka adalah Andi Moh Abrianto, Abdullah Hamid Irsad, dan Zulfah Khanafiah. Menurut penuturan dari ketua tim, Andi Moh Abrianto mengatakan bahwa, “Kami tidak menyangka dapat menjadi runner up kategori best essai mengingat lawan kami adalah mahasiswa dari universitas yang terkenal di Indonesia, awalnya kami hanya senang dapat memperoleh berbagai pengetahuan dan ilmu dari teman-teman universitas lain, tapi Alhamdulillah ketika berhasil di nobatkan menjadi runner up best essai setidaknya dapat membuktikan bahwa mahasiswa IAIN Salatiga juga mampu untuk berkompetisi dengan mereka yang berasal dari universitas ternama”. Mereka berharap, dengan kemengan ini dapat meningkatkan memotivasi minat menulis di kalangan mahasiswa terutama dari mahasiswa Jurusan Tadris Matematika dan mampu menumbuhkan semangat berkompetisi dengan berbagai universitas lain.

Pengumuman Hasil Seleksi Proposal Penelitian Mahasiswa FTIK Tahun 2018

Pengumuman Seleksi Proposal Penelitian Mahasiswa FTIK Tahun 2018 Tahap II

Salah satu mahasiswa PGMI Mengikuti Program Volunter Teaching di Serawak Malaysia

WhatsApp Image 2018-08-07 at 05.58.27

Salah satu mahasiswa PGMI, Verawaty, mengikuti program volunter teaching di Serawak melalui CLC. Verawaty bersama teman2 wilayah DIY-Jateng dan atase Pendidikan RI di Kuala Lumpur sedang bersama dengan Prof. Ari Purbayasa, P.hD. Program ini diselenggarakan oleh VTIC cycle 6 dan KP CLC Serawak, dengan peserta yg lolos seleksi sebanyak 46. Selama 2 – 6 Agustus 2018 Verawaty akan mengajar di Miri dan Bintulu Serawak.

WhatsApp Image 2018-08-07 at 05.58.26

Pengumuman Pelatihan Kepramukaan

Disampaikan kepada mahasiswa FTIK prodi PAI, PBA, TBI, PGMI (yang belum mengambil mata kuliah kepramukaan), Tadris IPA, dan Tadris Matematika calon peserta PPL diwajibkan mengikuti pelatihan kepramukaan.

 

Seminar dan Pembagian Takjil oleh Jurusan PAI FTIK IAIN Salatiga

WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.23Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2017/2018 telah usai. Ada yang menarik dengan kegiatan akhir perkuliahan Masail Fiqhiyah. Perkuliahan Masail Fiqhiyah pada Jurusan PAI FTIK IAIN Salatiga mengakhiri perkuliah dengan cara yang unik, yaitu melakukan kegiatan seminar dan pembagian takjil. Mata kuliah Masail Fiqhiyah yang diampu Amin Nur Baidi, S.Ag., M.Pd. mengadakan seminar dengan tema “Mweujudkan Islam Rahmatan lil Alamin, Mengokohkan Keragamaan Merawat Keragaman. Seminar dihadiri oleh seluruh mahasiswa yg mengikuti makul Masail Fiqhiyah yg d ampu oleh Bpk. Amin Nur Baidi, S.Ag.,M.Pd. berjumlah sekitar 100 orang lebih. Kegiatan dilanjutkan bakti sosial berupa pembagian takjil gratis kepada penarik becak, sasis dokar dan juga masyarakat sekitar. Pembagian takjil gratis ini difokuskan disekitaran bundaran Taman Sari Salatiga. Dengan kegiatan semacam ini mahasiswa dapat memahami teori dan praktik tentang Masai Fiqhiyah yang telah dipelajari selama satu semester.

Berikut dokumentasi kegiatan:

WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.22 WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.21 WhatsApp Image 2018-06-07 at 06.29.22(1)

Perpanjangan Pendaftaran Seleksi Pengelola Kantin

Pengumuman Seleksi Proposal Penelitian Mahasiswa

Pengumuman Seleksi Pengelola Kantin Kontainer IAIN Salatiga